You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pencuri Kabel Rusak Terowongan DKI
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Pencuri Kabel Rusak Terowongan DKI

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, sindikat pencurian kabel, juga merusak saluran air. Sehingga beberapa titik di Jakarta mengalami amblas.

Mereka juga merusak terowongan kami. Makata tanah di Jakarta tiba-tiban ambruk, karena terowongannya di bobok

"Mereka juga merusak terowongan kami. Makanya tanah di Jakarta tiba-tiba ambruk, karena terowongannya dibobok," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/3).

Basuki menjelaskan, saluran yang dibobok, terus tergerus sehingga mudah amblas. Pencurian kabel dilakukan secara berkelompok atau lebih dari satu orang. "Lorong semen itu dibobok semua, jadi menggerus semua. Ini menyebabkan robohnya jalan," ucapnya.

Polisi Segera Tangkap Pelaku Pencurian Kabel

Menurutnya kabel yang dicuri merupakan kabel bekas. Mereka hanya mengambil tembaga yang berada di dalam kabel. Sementara bungkusnya dinilai kurang berharga ditinggal di dalam saluran air.

"Mereka mengambil tembaga sama timahnya. Karena bungkusnya murah, jadi ditinggal," tandasnya.

Polda Metro Jaya pun telah mengantongi ciri-ciri pelaku. Dalam waktu dekat pelaku pencurian kabel akan segera ditangkap. Bungkus kabel yang ditemukan mencapai lebih dari 20 truk di dalam saluran air di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2043 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1014 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye910 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye906 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye790 personFakhrizal Fakhri